Nya! Maaf Chi bikin cerita lagi... Chi lagi suka bikin cerita sih~ =w=
Suatu pagi di sekolah SMP di suatu tempat di muka bumi...(Prolog kepanjangan) " HAI!!" teriak seseorang dari belakang anak-anak SGM. "Rei!~ Rei!~ Ini buatmu!! XD" katanya. Ternyata itu Gisella dari kelompok C.C. Rei ngangguk-ngangguk aja. Riko shock. Yuki bengong ngeliad riko. Miku juga bengong ngeliat buntelan kentut yang dikasih Gisella.
Akhirnya istirahat pun tiba. Mereka seperti biasa nongkrong lagi di W.C.. eh! Tangga lantai 2! "Rei! Buka Rei! BUKAA!" teriak Yuki sambil gancang-goncang badan Rei. "Iya... Lho? apa ini? Ada suratnya??" kata Rei sambil membuka amplop surat tsb. Isinya:
Buat Rei-kun.
Reiii! Apa kabar? Ak tahu kamu sehat soalnya kita satu kelas. Kamu suka cokelat gak? Aku gak ska soalnya bisa bikin gemuk. Tapi katanya cokelat juga bisa nurunin emosi. Aku tahu ini belom Valentine, tpai aku gak mau telat soalnya kadang aku bangun kesiangan! Ini coklat dan surat buat kamu! Cokelatnya buatan aku sendiri lho!
salam gaje,
Gisella
Anggota SGM langsung bengong kayak orang lagi ngeliatin anak-anak TK lagi mainin pup-nya sendiri(WTH!!). "Waduh... Gisella-chan kata-katanya gak nyambung abis!! XD" kata Yuki. "Cieee! yang dapet cokelat!!! XD" teriak Riko. "Uh.." " Miku! Bilang selamat juga donk!" kata Yuki. " Selamat ya... -.-" kata Miku. Rei cuma diem ngeliatin sikap aneh Miku. "Makan cokelatnya bareng-bareng yuk!" kata Rei. Semua ngangguk, ambil cokelatnya sedikit, " Hitungan ketiga ya!", "Satu...", "Dua...", "TIGA!", "glep!"....
...nyem....
...nyem....
...nyem....
OEEEEEEEEEEEEEEK! "Pahit!! Aduuuuh.... Pahit banget!" teriak Yuki. "Rasanya aneh! XC" kata Riko. "Ohok-Ohok-Ohok!" Miku batuk-batuk. "Kayak sari ketek kambing..." kata Rei sambil nutup mulut... "Wajar saja sih... Praktek memasak Gisella dapat nilai D... Saat masak nasi telur dadar, telurnya dimasukkan ke oven dan ovennya meledak..." kata Miku. *Teng! Teng! Teng!* Bel sekolah berbunyi(ya iyalah! masa bel pintu). Saat Rei duduk di mejanya, di laci mejanya ada bungkusan kecil. " Apaan tuh Rei?" tanya Rik yang duduk di belakangnya. " Cokelat lagi nih! Pasti dari Mika, ato ngak Rika! Soalnya Sherina udah ada acar kelas 3!" kata Yuki. Miku diem aja... "Mikuuu~ Jealous nih!" kata Riko dan Yuki kompak. " Apa-apaan sih!!!" teriak Miku yang muknya udah merah kayak tomat campur kepiting rebus. Muka Rei tiba-tiba ikutan merah. " e.. Mendingan kita cobain aja cokelatnya deh!" kata Miku. "Ok!" "nyem... nyem... nyem... WAAAAAAAAAAAAAH! ENAK!" kata mereka kompak(kecuali Rei). "Ini dari Rika! ada tulisannya nih..." kata Yuki. "Yukki-chaaaaaaaaaan~ Minta cokelat juga yaaaa~" kata Riko memelas. " EH?!?" "yah... gak mau ya???" " Eh?!? Aku kan gak bilang begitu! nanti aku pikir-pikir dulu......" kata Yuki yang pipinya udah mulai merah. " Yaii!" " Oi... Sebelum bikin cokelat, kalian harus kerjain buku hukuman dulu!!!!! RIKO! YUKI!!!" kata guru kelas mereka. " AMPYUUUN!!!" teriak mereka.
Pulang sekolah... " Miku! Besok kan Valentine, kamu mau kasih cokelat ke siapa?" tanya Yuki. " Umm... Gak ta nih... Tapi, bikin-bikin dlu lah!" kata Miku. "Ok deh! nanti kita bikin bareng-bareng ya! Di rumahku jam 5! Daaah!" teriak Yuki sambil berlari pergi. Miku hanya melambaikan tangan.
Jam 5~(waktunya cepet banget) *Ting TONG!* " Yuki~... Yuuuki~...." panggil Miku. "Hai Miku! Ayo masuk!" kata Yuki sambil menarik Miku masuk. " Aku baru saja membeli bahan-bahannya!" Ada biskuit cokelat, susu coklat dan vanilla, selai kacang, white dan dark chocolate.
(ini gak bongan, resepnya emang begitu) Resep truffle cokelat(cagi-bagi ilmu. males gak usah dibaca)
BAHAN:
400 gr biskuit cokelat, tumbuk halus
125 gr Koko Krunch
150 ml susu kental manis cokelat
150 ml susu kental manis putih
200 gr selai kacang
100 gr white cooking chocolate, cairkan
100 gr dark cooking chocolate, cairkan
Cara Membuat:
Bagi dua bagian biskuit yg telah ditumbuk halus, campur satu bagian dengan susu kental manis cokelat. Satu bagian lagi dengan susu kental manis putih.
Ambil satu sendok makan campuran biskuit dari masing2 adonan, kemudian
isi dengan selai kacang secukupnya.
Celupkan bola-bola ke dalam dark cooking chocolate dan white cooking chocolate yang telah dicairkan, lalu gulingkan dengan garpu hinga
berbentuk serabut-serabut. Simpan dalam lemari es hinggaa cokelat
mengeras bagian luarnya.
"Hmm... Sudah jadi!! Cobain yuk!" ajak Yuki. "Ok! um.... ENAK!" kata Miku sambil tersenyum. "masakanmu tidak bisa dibandingkan dengan cokelat sari ketek kambing-nya Gisella!(Gisella: WTH!!)" lanjut Miku. "Ah.. Miku! Bisa saja...." kata Yuki. " Aku bawa kantung kecil untuk membungkus cokelatnya!" kata MIku sambil mengeluarkan kantung kecil berwarna pink. " WAAH! LUCUUUU! Ayo kita bungkus!"ajak Yuki.
Malamnya... "Hmm... cokelatnya aku kasih siapa ya? Kasih ayah? ngak! Ibu? ngak! Adik? Apalagi! umm.... masa kasih Rei?" katanya Miku dalam hati. "Hoaaam..... ya sudahlah...."
Pagi berikutnya~ Cerah~ Dan... "GYAAAAAAAA!!! UDAH JAM SEGINI!?! ADUUUH! UDAH MAU TELAT NIH!!!" teriak Miku sambil memakai bajunya. " Mikuuu~ Ini rotimu~" panggil ibunya Miku. " IBUUU! UDAH JAM SEGINI MASIH SANTAI?!?!" "Lho?? Memang ini jam berapa?" tanya ibunya Miku. " JAM 6. 50!!" teriak Miku sambil memperlihatkan alarm-nya. "Lho? Hahahahaha! Mikuuuuu! Itu jam-mu yang mati kemarin sore!! hahahahaha!!" kata ibunya Miku. " Onee-chan ceyoboooh!" Lanjut Yume, adih Miku.
" Pagi Yuki...." panggil MIku. "Miku? Koq lemas?" tanya Yuki. " ngak.... yuk masuk ke kelas...." *greeeeek(ini suara pintu digeser) BRAKKK!* "WAAAH! RIKO?!?!" teriak Yuki. " Cokelat! Cokelat! mana cokelat?~" tanya Riko yang baru saja loncati mejanya sendiri seperti atraksi loncat batu. "Nih! happy Valentine yaa!" kata Yuki. "Tumben baikkan..." kata Rei. "DIAM!!" kata Riko dan Yuki kompak. "Aku kasihnya pulang sekolah aja deh...." pikir Miku.
"Umm.... REI!" panggil Miku. "Yep?" " Umm.... I.... Co.... Mu...."kata Miku sambil gemetaran. " "Icomu???" "...I... INI COKELAT UNTUKMUUU!! AKU PERGI DULUUU!!!" kata Yuki sambil menyerahkan sebunkus cokelat dan pergi. Rei cuma bisa ngeliat Miku pergi. " Cokelat ya? Coba ah..." katanya sambil membuka kantongnya. "Umm... Lumayan juga..." katanya.
Sepertinya Miku dan Rei sudah ada jalinan tertentu ya?~